Mencengangkan, Kemegahan Bangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang.
- Sep 5, 2016
- 3 min read

(source: dokumentasi pribadi)
Siapa yang tidak asing lagi dengan kota Semarang ? Salah satu kota terbesar kelima di Indonesia sesudah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Kota yang juga terkenal dengan semboyan “Semarang kota ATLAS (Aman, Tertib, Lancar, Asri, dan Sehat)”. Selain itu, Semarang juga terkenal dengan Tugu Muda, Simpang Lima, bahkan Lawang Sewu. Tapi, tahukan kalian? Bahwa Semarang memilki Masjid bernama Masjid Agung Jawa Tengah.
Masjid yang memiliki bangunan yang sangat megah, sampai-sampai kita tidak punya ide atas bangunan itu. Selain untuk tempat beribadah, Masjid Agung Jawa Tengah ini juga digunakan untuk tempat wisata religius bagi pengunjung. Masjid ini terletak di Jl. Gajah Raya No. 128, Sambirejo, Gayamsari, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Masjid megah ini diresmikan pada tanggal 14 November 2006 oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono. Masjid dengan luas lahan mencapai 10 Hektar dan luas bangunan induk untuk shalat 7.669 meter persegi. Masjid ini memiliki gaya Arsitektural perpaduan antara Jawa, Islam, dan Romawi yang diarsiteki oleh Ir. H. Ahmad Fanani.
(source: waktuberhargabersama.blogspot.com)
Saat pertama kali sampai di Masjid ini, kita akan disambut suasana sejuk Masjid ini. Kemudian, kita akan mendapati 5 tiang yang bertuliskan rukun islam. Sesampainya di pelataran Masjid, kita akan mendapati 25 pilar yang bergaya koloseum Athena di Romawi. Pilar ini dihiasi kaligrafi-kaligrafi yang menyimbolkan 25 Nabi dan Rosul, di gerbang ditulis dua kalimat syahadat, dan pada bidang datar tertulis huruf Arab Melayu “Sucining Guno Gapuraning Gusti“. Tidak lupa pula di antara pilar tersebut terdapat kolam pancur yang kurang lebih berbentuk bintang dan
di kolam pancur tersebut terdapat monumen pengesahan Mesjid Agung Jawa Tengah tersebut.
Selain itu, bagian unik dari Masjid ini dapat kita lihat juga dari bangunan utamanya, bangunan utama masjid yang beratap limas khas bangunan Jawa tetapi dibagian ujungnya dilengkapi dengan kubah besar berdiameter 20 meter. Kemudian, ditambah dengan 4 menara yang masing-masing setinggi 62 meter ditiap penjuru atapnya. Tidak hanya itu, di depan pintu utama Masjid ini terdapat 6 menara yang berdiri kokoh, 3 menara di sisi kanan dan 3 menara di sisi kiri.

(source: dokumentasi pribadi)
Daya tarik lain wisatawan untuk mengunjungi Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ini adalah sebuah menara yang dinamai Menara Asma Al-Husna yang tingginya 99 menter. Ketika kita memasuki menara ini , kita akan mendapatkan studio radio Dakwah Islam ( DAIS ) Masjid Agung Jawa Tengah di lantai 1, Museum perkembangan Islam Jawa Tengah di lantai 2 dan 3, Rumah Makan yang dapat berputar 360derajat di lantai 18, dan menara pandang yang dilengkapi 5 teropong untuk melihat kota semarang dan Rukyah Al-Hilal di lantai 19.
Ketika kita memasuki ruang utama tempat shalat, kita dapat melihat koleksi Al Quran raksasa Masjid ini yang berukuran 145 x 95 cm², ditulis tangan oleh Drs. Khyatudin, dari Pondok Pesantren Al-Asyariyyah, Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo. Selain itu, terdapat Bedug raksasa menggunakan kulit lembu Australia berukuran panjang 310 cm, diameter 220 cm. Bedug tersebut merupakan replika bedug Pendowo Purworejo. Dibuat oleh para santri pondok pesantren Alfalah, Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas, asuhan KH Ahmad Sobri. Dan yang unik dari tongkat khatib Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ini adalah tongkat pemberian Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam. Selain itu, kalau kalian beribadah di Masjid ini ketika Shalat Jum’at, Idul Fitri, dan Idul Adha, kalian akan mendapatkan 6 payung raksasa otomatis seperti di Masjid Nabawi, namun dengan kondisi angin tidak melebihi 200knot. Sehingga, Masjid Agung Jawa Tengah ( MAJT ) hanyalah satu-satunya Masjid yang memiliki sejarah, arsitektur, maupun bangunan yang sangat unik di Semarang.
Jadi, kalau kamu berkunjung ke Semarang, tidak ada salahnya mengunjungi dan merasakan sendiri kemegahan Masjid Agung Jawa Tengah ini.





Comments